Jumat Desember 09 , 2016

Baptisan Roh dan Pengaruhnya Dalam Penganiayaan dan Perkembangan Gereja

 

Pdt. Yusak Tjong
Minggu, 23 November 2014

Bacaan: Kisah Para Rasul 8:1-3

Setelah hari Pentakosta kuasa Roh Kudus bekerja dengan sangat hebat. Pekerjaan Tuhan berkembang dengan luar biasa. Ada banyak jiwa-jiwa yang dimenangkan. Namun selain itu penganiayaan terhadap orang percaya juga mulai timbul.

Baca Selanjutnya: Baptisan Roh dan Pengaruhnya Dalam Penganiayaan dan Perkembangan Gereja

 

Semangat

 

Pdt. Simon Kostoro
Sabtu, 22 November 2014

“Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?” Amsal 18:14

Baca Selanjutnya: Semangat

 

Kuat Di Dalam Tuhan

 

Pdm. Daniel Rudianto
Minggu, 16 November 2014

Kehendak Tuhan bagi kita, orang percaya, adalah memberikan kekuatan kepada kita sehingga kita makin hari makin kuat, dapat naik lebih tinggi, dan menggapai masa depan yang cemerlang. Namun kenyataannya, banyak orang percaya yang tidak memiliki kekuatan, sehingga harus berulang kali jatuh bangun dan terikat dalam kelemahan atau dosa yang sama. Kita seringkali bersikap manja di hadapan Tuhan. Kita berpikir bahwa cukup dengan bergantung kepada Tuhan, maka kekuatan itu akan serta merta ada dalam hidup kita. Ini adalah pemikiran yang keliru.
Ada hal yang prinsip dalam 2Kor. 4: 16, 18 yang seringkali tidak kita sadari. Manusia memiliki dua kehidupan yang berjalan bersamaan, yaitu kehidupan manusia lahiriah yang kelihatan dan kehidupan manusia batiniah yang tidak kelihatan. Diri kita yang sebenarnya adalah manusia batiniah yang ada di dalam kita. Kita sering lupa akan hal ini sehingga kita terfokus hanya memperhatikan yang lahiriah.

Baca Selanjutnya: Kuat Di Dalam Tuhan

   

Bebas Dari Kepahitan Hati

 

Pdt. Yulius Ishak Abraham - Jakarta
Sabtu, 15 November 2014

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan” (Amsal 4:23)

Baca Selanjutnya: Bebas Dari Kepahitan Hati

 

Pelayanan Yang Berkenan

 

Pdt. Simon Kostoro
Minggu, 9 November 2014

Bacaan: Matius 7:22-23

Ayat di atas menggambarkan suatu keadaan yang mengerikan dimana seseorang tidak memiliki kesempatan lagi di hadapan Tuhan. Dan kalau kita melihat konteksnya maka orang ini bukan jemaat “biasa” tetapi ia adalah seorang yang melayani Tuhan.
Kalau demikian, sebenarnya pelayanan yang bagaimana yang berkenan kepada Tuhan?

Baca Selanjutnya: Pelayanan Yang Berkenan

   

Halaman 44 dari 133

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com