Selasa April 24 , 2018

Pengaruh Gereja Yang Dahsyat (8)

Pdt. Yusak Tjong
Sabtu, 26 November 2016

Ayat Bacaan: Kisah 17:1-12

Dalam perjalanan penginjilan Paulus dan Barnabas terjadi perselisihan yang tajam namun tetap didasarkan pada kasih, sehingga mereka akhirnya berpisah. Barnabas membawa Markus sedangkan Paulus membawa Silas. Jadi jika dalam kehidupan kita terjadi perselisihan namun harus tetapi dasarnya harus tetap kasih sehingga perpisahan itu bisa mendatangkan kemajuan dan juga semakin dipakai oleh Tuhan. Demikian juga halnya dengan perpisahan Abraham dan Lot, dasarnya tetaplah kasih. Hal ini terbukti dari Abraham yang tetap mengasihi Lot. Karena berdasarkan kasih maka perpisahan itu akan mendatangkan dampak yang besar baik kepada Abraham dan juga kepada Lot. Setelah berpisah, maka Paulus meneruskan perjalanan pelayanannya karena Paulus telah mempunyai satu tujuan yang pasti yaitu mati untuk Tuhan.

Baca Selanjutnya: Pengaruh Gereja Yang Dahsyat (8)

 

Semangat

Pdt. Ibrahim - Wlingi
Minggu, 20 November 2016

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. Amsal 17:22

Baca Selanjutnya: Semangat

 

Sukacita

Pdt. Ibrahim - Wlingi
Sabtu, 19 November 2016

“Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan.” Filipi 3:1a
Sukacita adalah sesuatu yang dibutuhkan dan didambakan oleh setiap orang. Dunia menawarkan berbagai macam sukacita, namun firman Tuhan menyatakan supaya kita bersukacita di dalam Tuhan. Memang tidak mudah untuk bersukacita di dalam Tuhan apa lagi jika berada dalam keadaan yang sulit. Namun kita harus berusaha untuk memiliki sukacita di dalam Tuhan tersebut. Sukacita di dalam Tuhan itu adalah produk dari seseorang yang hidupnya dekat dengan Tuhan. Itulah sukacita yang sejati/asli, bukan palsu. Sukacita yang bukan karena hal-hal lahiriah (harta, kesehatan, keberhasilan usaha, suami-istri, anak, dan sebagainya), melainkan sukacita yang berasal dari hati.

Baca Selanjutnya: Sukacita

   

Jangan Abaikan Hal-Hal Yang Kecil

Pdt. Simon Kostoro
Minggu, 13 November 2016

dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti. 1Korintus 1:28

Baca Selanjutnya: Jangan Abaikan Hal-Hal Yang Kecil

 

Pemulihan

Pdm. Daniel Rudianto
Sabtu, 12 November 2016

“ Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi. Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!” Mazmur126:1,4
Mazmur 120-134 merupakan limabelas pasal nyanyian ziarah. Ini adalah gambaran dari limabelas fase atau tingkatan dari kehidupan orang pecaya. Mzm. 126 ini adalah fase yang ketujuh dan temanya adalah tentang pemulihan. Fase kedelapan dan sembilan adalah Mzm. 127 & 128 berbicara tentang berkat-berkat. Jadi melalui fase ini dapat kita simpulkan bahwa untuk sampai kepada berkat-bekat Tuhan maka kita harus mengalami pemulihan terlebih dahulu.

Baca Selanjutnya: Pemulihan

   

Halaman 29 dari 161

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com