Sabtu Oktober 25 , 2014

Ketaatan, Baptisan Roh Kudus dan Baptisan Air

 

Pdp. Daniel Rudianto
Sabtu, 12 Mei 2012

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Matius 7:21

Firman Tuhan berkata bahwa orang yang akan masuk Kerajaan Surga bukanlah orang yang sekedar percaya, namun orang yang percaya kepada Tuhan dan taat. Bahkan Firman Tuhan berkata barang siapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya (Yoh. 3:36).
Betapa pentingnya ketaatan dalam hidup kita, asal mula dosa manusia adalah karena ketidaktaatan. Setiap hari dalam hidup, kita dihadapkan pada hukum yaitu hukum ketaatan, apakah kita mau taat atau tidak. Hawa memilih untuk tidak taat pada suaminya Adam. Allah telah berfirman kepada Adam untuk tidak memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat, namun Hawa memilih untuk memakan buah itu dan karena ketidaktaatan inilah semua manusia ada di bawah hukuman.
Namun syukur kepada Tuhan karena ketaatan satu orang yaitu Tuhan Yesus, yang taat sampai mati di atas kayu salib maka kita diselamatkan (Flp. 2:8). Sebenarnya Yesus memiliki 1001 alasan untuk tidak taat, sebab Ia tidak bersalah, Ia tidak berdosa tetapi harus menanggung dosa manusia sampai mati di atas kayu salib namun Yesus memilih untuk tetap taat sehingga kita diselamatkan.
Berbicara tentang ketaatan, Sara adalah seorang wanita yang taat kepada suaminya Abraham (1Ptr. 3:5-6). Sara tetap taat sekalipun ia diperlakukan tidak adil ketika Abraham tidak mengakuinya sebagai istri untuk melindungi nyawanya sendiri (Kej. 12:10-20). Kita sebagai orang percaya harus taat seperti Sara, sebab jika kita taat maka kita akan dianggap sebagai keturunan Abraham dan keturunan Abrahamlah yang berhak untuk masuk dalam Kerajaan Sorga.

Hubungan antara ketaatan dan baptisan Roh Kudus:
Tuhan Yesus berjanji untuk memberikan Roh Kudus sebagai penolong, dan tanda pertama orang dipenuhkan Roh Kudus adalah berbahasa lidah. Untuk bisa dipenuhkan oleh Roh Kudus kita harus belajar taat (Yoh. 14:15-16). Mungkin masih ada ketidaktaatan dalam diri kita sehingga Roh Kudus tidak bisa memenuhi kita.
Roh Kudus yaitu parakletos adalah penasehat yang akan selalu mengingatkan kita (Yoh. 14:26). Roh Kudus bisa mundur dari diri seseorang, seperti yang terjadi pada Saul (1Sam. 16:14). Roh Tuhan undur dari pada Saul oleh karena dosa ketidaktaatan (1Sam. 13). Satu ketidaktaatan Saul diikuti oleh ketidaktaatan lain sehingga Roh Tuhan pun meninggalkan Saul. Saul bukan hanya tidak taat pada Tuhan namun ia juga tidak taat pada nabi Allah yaitu Samuel. Sebagai anak-anak Tuhan kita bukan saja harus taat kepada Tuhan tetapi kita juga harus taat kepada otoritas yang sudah Tuhan tempatkan di atas kita. Kita harus belajar taat kepada otoritas, seperti halnya Tuhan Yesus juga belajar untuk taat (Ibr. 5:8).

Baptisan Air:
Baptisan air adalah hal yang sangat penting, ada 4 hal tentang baptisan air :

1. Tuhan Yesus dibaptis
Yesus dibaptis sebab dibaptis adalah kehendak Allah (Mat. 3:13, 15). Karena dibaptis adalah kehendak Allah maka kita harus taat, sebab orang-orang yang akan masuk Kerajaan Sorga adalah orang-orang yang percaya dan taat.

2. Baptis adalah amanat agung Tuhan Yesus
Sebelum naik ke surga Tuhan memberikan amanat agung, yaitu “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus (Mat. 28:19)”.

3. Ada hal yang penting dalam baptisan air
Hanya dalam waktu yang singkat Filipus mengajarkan Kitab Suci kepada sida-sida Etiopia. Ketika mereka melihat air yang banyak, sida-sida itu minta dibaptis. Pasti Filipus menerangkan kepadanya pentingnya baptisan air bagi orang percaya. (Kis. 8:36).

4. Bangsa Israel melewati laut Teberau adalah gambaran dari baptisan air
Tiang awan adalah gambaran dari Roh Kudus menuntun bangsa Israel untuk tiba di tepi laut Teberau dan Tuhan membelah laut itu sehingga bangsa Israel berjalan melewati laut Teberau, ini adalah gambaran dari baptisan air 1Kor. 10:1-2). Roh kudus menuntun kita untuk dibaptis.

Firman Tuhan berkata dalam Mrk. 16:16 “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.” Karenanya sebagai orang-orang percaya kita harus dibaptis air dan menjadi orang-orang yang taat supaya kita beroleh keselamatan. (ME)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com