Rabu April 23 , 2014

Masa Depan

Pdt.Simon Kostoro

Minggu, 3 Oktober 2010

Sesungguhnya, ia tak mengetahui apa yang akan terjadi, karena siapakah yang akan mengatakan kepadanya bagaimana itu akan terjadi? Pengkhotbah 8:7  

 

Tidak ada seorang pun yang tahu tentang masa depannya, tetapi semua orang ingin tahu tentang masa yang akan datang, itu sebabnya dengan berbagai cara orang berusaha ingin mengetahui bagaimana masa depannya, akan tetapi untuk mengetahui itu kita harus kembali kepada Firman Allah. Apa yang dikatakan Firman Allah tentang masa depan, khususnya kita sebagai orang percaya?

1. MASA DEPAN KITA ADA DI TANGAN TUHAN (Mzm. 31:16a) 
    Masa depan kita bukan di tangan manusia, tetapi ada di tangan Tuhan. Oleh sebab itu kita tidak perlu khawatir dan gelisah. Meskipun kita menghadapi keadaan yang serba menakutkan, kekerasan dan bencana terjadi hampir setiap hari, tetapi Firman Allah katakan, bahwa masa depan kita ada di tangan Tuhan, Dia yang mengatur dan bertanggung jawab atas kehidupan kita. Tuhan berjanji untuk memberikan masa depan yang cerah bagi kita, dan Dia memberikan hari depan yang penuh harapan (Yer. 29:11). Dalam bahasa aslinya pengharapan dipakai kata “tiqvah,” yang salah satu artinya adalah benang kirmizi, tali yang dibuat dari benang berwarna merah. Tali inilah yang dipakai Rahab untuk menandai rumahnya, sehingga ketika Yerikho dihancurkan, Rahab dan keluarganya selamat (Yos. 2). Saat ini dunia juga sedang menuju kehancuran, namun Tuhan memberikan “tigvah” kepada kita yaitu darah Yesus. Di dalam perlindungan darah Yesus kita memiliki pengharapan. Sebab itu, jangan takut dan jangan putus harapan!

2. MASA DEPAN JUGA ADA DI TANGAN KITA (Efe. 4:1)
    Meski masa depan kita ada di tangan Tuhan, tetapi kita tidak boleh lepas tangan, kita mempunyai tanggung jawab terhadap masa depan kita sendiri. Dalam hal ini, ada tiga hal yang sangat menentukan:

2.1 Pertobatan (Ayb. 8:5-7)
    Pertobatan adalah langkah awal menuju pemulihan. Sampai saat ini pun pertobatan tetap dibutuhkan kalau kita mau selamat. Kita semua harus bertobat tanpa terkecuali. Tuhan jelas menjamin masa depan kita, tetapi semua itu juga tergantung dari kita sendiri, bagaimana kita. Jika kita ingin dipulihkan, kita harus bertobat dan kembali kepada Tuhan.

2.2 Takut Akan Tuhan (Ams. 23:17-18)
    Jika mempunyai hati yang takut akan Tuhan, masa depan itu sungguh-sungguh ada. Dan siapa yang tulus, jujur dan suka damai, akan ada masa depan (Mzm. 37:37). Hal ini berhubungan dengan lidah, sebab itu penting bagaimana kita memakai lidah, karena secara tidak sadar lidah kita seringkali sudah menyakiti hati Tuhan dan hati orang lain.

2.3 Hikmat (Ams. 24:13-14)
    Hikmat yang dari Tuhan sangat penting, karena hikmat lebih berharga dari emas dan perak. Orang yang mendapatkan hikmat, akan mendapatkan hidup, dan orang yang mendapat hikmat, akan ada masa depan. Apa itu hikmat? Hikmat datang dari pengenalan akan Allah dan FirmanNya. Sebab itu Firman Allah harus menjadi bagian yang tidak terlepaskan dari kehidupan kita.

      Banyak orang yang pesimis tentang masa depan, tetapi orang percaya bisa tertawa tentang masa depan. Mengapa? Karena ada jaminan Tuhan tentang masa depan kita. Wanita di dalam Mzm. 31:25 tahu bagaimana harus meletakkan masa depannya. Dia berpakaian kekuatan dan kemuliaan (bicara kuasa Roh Kudus dan Firman Allah yang memenuhi hidupnya) sehingga dia bisa tertawa tentang masa depan. Sebab itu, pastikan masa depan Anda cerah dan gemilang di dalam Yesus Kristus. (S)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com