Sabtu Desember 20 , 2014

Berbakti Kepada Orang Tua

Pdt. Simon Kostoro

Sabtu, 21 Agustus 2010


Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Keluaran 20:12  
      
Menghormati orang tua merupakan hukum yang pertama dari segala hukum antar manusia. Berarti hal tersebut sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam adat orang timur, menghormati orang tua sangat ditekankan. Bahkan dalam bahasa Mandarin, ada satu kata yang sangat sakral, XIAO, yang berbicara tentang bakti seorang anak kepada orang tuanya. Hal tersebut harus kita pegang, bukan hanya sebagai tradisi tetapi terlebih sebagai perintah Allah. Apalagi sebagai seorang anak Tuhan, jangan sampai kita mengabaikannya.

Tuhan Yesus pernah menegur orang Farisi, sebab mereka tidak menghormati orang tua. Mereka memakai dalih berbakti kepada agama dan mengabaikan bakti kepada orang tua (Mat. 15:3-6). Orang percaya yang tidak berbakti kepada orang tua, “lebih parah” daripada orang dunia dan disamakan dengan orang yang murtad (1Tim. 5:3, 4, 8). Amsal banyak menasehatkan tentang hal ini (Baca: Ams. 1:8 6:20 23:22 19:26 20:20 30:17).
    Menghormati orang tua juga satu-satunya perintah yang mengandung janji di dalamnya, yakni panjang umur dan bahagia (Ep. 6:1-3), oleh sebab itu bila kita ingin menikmati panjang umur dan kebahagiaan, hormati orang tua! Dan menghormati orang tua bukan hanya orang tua kandung saja, tetapi juga termasuk mertua. Sebab itu suami istri harus sepakat dalam berbakti kepada orang tua.
    
CONTOH ORANG YANG TIDAK BERBAKTI KEPADA ORANG TUA (2Sam. 18:14)
    Absalom adalah anak raja Daud yang paling luar biasa penampilannya, tetapi Absalom memberontak kepada Daud, bahkan ingin membunuh Daud dan merebut tahtanya. Apa yang terjadi? Ketika berperang dia lari dan rambutnya tersangkut di dahan pohon lalu seorang prajurit menombaknya. Absalom mati muda!
CONTOH ORANG YANG  BERBAKTI KEPADA ORANG TUA (Rut. 1:14-17)
    Rut adalah seorang wanita Moab, suku yang dikutuk Tuhan, namun dia mempunyai hati yang luar biasa. Rut sangat mencintai Naomi, mertuanya. Meskipun sudah tidak ada yang bisa diharapkan lagi dari Naomi, tetapi Rut tetap ingin menemani Naomi pulang ke bangsanya. Dia tidak tega dan ingin memelihara Naomi. Dan apa yang akhirnya Rut peroleh? Ia bertemu dan menikah dengan Boas, seorang tuan tanah yang kaya raya dan baik hati. Rut mendapat kebahagiaan seumur hidupnya. Dan bukan hanya itu, Rut termasuk salah satu wanita yang tercantum di silsilah Yesus Kristus. Luar biasa bukan?! ...sambungan dari hal 1 (khotbah Sabtu)...
    Dalam Yoh. 19:25-27, Tuhan Yesus memberikan teladan yang baik. Pada saat-saat terakhirNya, Yesus sangat memperhatikan ibuNya, Maria. Dia sangat mengasihi ibunya dan Dia berpesan kepada Yohanes untuk menerima ibuNya.
    Mungkin saat ini kita kurang bahkan lupa memperhatikan orang tua, mari kita mau perhatikan mereka. Kita minta Tuhan pulihkan hubungan kita dengan orang tua, supaya berkat-berkat Tuhan dicurahkan di dalam kehidupan kita. (S) 
    

 

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com